Sabtu, 30 Oktober 2010

deskop transparan dunia

Desktop Transparan Dunia Teknologi
Pas lagi asyk browsing bersama firefox tercinta, ehh... malah nemu sesuatu yang unik dan menarik seperti ini.... Wah2 pas ngelihat sampe geleng2 kepala... Kereeeen bangeet.....
Woow.....Apa lagi ya yang ada di dunia ini sekarang dunia teknologi sudah semakin canggih salah satunya yaitu Dengan adanya Desktop Transparan ini sangat unik dan cantik .....liat aja gambar-gambar desktop unik dan cantik ini Is Really Beautiful:
Desktop Transparan Dunia Teknologi
Desktop Transparan Dunia Teknologi
Desktop Transparan Dunia Teknologi

keajaiban dunia TIK

7 Keajaiban Dunia Teknologi

Posted by moline on Tuesday, 1 June 2010 at 4:56 pm. • Comments (0) • Dibaca 234 kali
1. Internet

ilustrasi internet

Internet laksana perpustakaan alexandria modern. Internet kini tersedia tak hanya untuk orang-orang elit. Untuk setiap pria, wanita dan anak-anak dimana terdapat dunia informasi yang sangat luas. Beberapa dari kita kehidupan sehari-harinya kini bergantung pada internet, tak hanya untuk pengumpulan infrmasi dan penelitian, tapi untuk belanja, hiburan, berita, dan komunikasi.

Yang memungkinkan kita untuk berkomunikasi dengan setiap orang di planet ini tanpa biaya tinggi yang dikenakan oleh perusahaan telepon.

Internet telah meluncurkan karier banyak seniman besar – orang-orang yang biasanya akan diabaikan oleh industri mainstream mereka bekerja. Tidak dapat diragukan lagi, Internet adalah keajaiban terbesar dunia teknologi.
2. Komputer

komputer 7 Keajaiban Dunia Teknologi

Komputer telah mengubah dunia sedemikian rupa sehingga kita bisa mengatakan kita sekarang hidup di zaman komputer, setelah meninggalkan era industri baik di belakang kita. Komputer yang digunakan dalam hampir setiap bidang kehidupan manusia – termasuk kedokteran, ilmu pengetahuan, kejahatan deteksi, hiburan, dan banyak banyak lagi.

Komputer telah merevolusi begitu banyak aspek kehidupan kita yang sekarang sulit membayangkan hidup tanpa itu.
3. Laser
laser 7 Keajaiban Dunia Teknologi

Laser (singkatan dari bahasa Inggris: Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation) adalah sebuah alat yang menggunakan efek mekanika kuantum, pancaran terstimulasi, untuk menghasilkan sebuah cahaya yang koherens dari medium “lasing” yang dikontrol kemurnian, ukuran, dan bentuknya. Pengeluaran dari laser dapat berkelanjutan dan dengan amplituda-konstan (dikenal sebagai CW atau gelombang berkelanjutan), atau detak, dengan menggunak teknik Q-switching, modelocking, atau gain-switching.

Setiap hari, banyak yang mengaplikasikan laser, bidang industri, penelitian, di bidang medis, laser telah merevolusi operasi dan sekarang kita dapat mengembalikan penglihatan kepada orang yang hampir buta dengan bantuan mereka.
4. Teleskop luar angkasa Hubble
hubble 7 Keajaiban Dunia Teknologi

Teleskop angkasa Hubble adalah sebuah teleskop luar angkasa yang berada di orbit bumi. Nama Hubble diambil dari nama ilmuwan terkenal Amerika, Edwin Hubble yang juga merupakan penemu hukum Hubble. Sebagian besar dari benda-benda angkasa yang telah berhasil diidentifikasi, adalah merupakan jasa teleskop Hubble.

Sejak diluncurkan pada tahun 1990, Teleskop luar angkasa Hubble telah menjadi salah satu instrumen yang paling penting dalam sejarah astronomi. Anak-anak sekarang tidak perlu melihat ke langit dan bertanya-tanya – Hubble telah membawa keindahan langit ke muka bumi. Teleskop Hubble telah memungkinkan banyak penemuan-penemuan luar biasa tentang alam semesta dan asal-usulnya.

Hubble seharunya akan di non-aktifkan pada akhir tahun 2005. Tetapi, pada bulan Oktober 1997, NASA memutuskan untuk memperpanjang pengoperasian Hubble dari tahun 2005 ke 2010. Hubble akan digantikan oleh teleskop James Webb.
5. Linux
tux adalah maskot linux

Linux adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapapun. Linux memberikan kontribusi besar dalam penyebaran informasi yang otomtis meningkatkan pengetahuan masyarakat luas

Begitu banyak orang dapat bekerja bersama tanpa harus bertemu muka dengan muka untuk membawa bersama-sama seperti pembangunan proyek-proyek sebagai sistem operasi – dan untuk membuatnya cukup baik untuk bersaing dengan para raksasa di industri, adalah suatu keajaiban dalam dirinya sendiri.

Proyek ini dimulai oleh Linus Torvalds. Pada tahun 1991, Linus Torvalds mulai bekerja pada non-komersial pengganti MINIX (Unix lain seperti sistem operasi) ketika ia kuliah di University of Helsinki. Dengan kode dari sistem GNU yang tersedia dengan bebas, hal itu menguntungkan bahwa ini bisa digunakan dengan OS yang belum berpengalaman. Memprakarsai Torvalds beralih dari lisensi aslinya (yang dilarang redistribusi komersial) untuk GNU GPL. Linux dan GNU pengembang bekerja untuk mengintegrasikan komponen GNU dengan Linux untuk membuat sepenuhnya fungsional dan sistem operasi bebas.
6. Stasiun Luar Angkasa

Stasiun Luar Angkasa Internasional

Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station, ISS) adalah sebuah gabungan rencana stasiun luar angkasa, khususnya Mir 2 Rusia, Stasiun Luar Angkasa Freedom Amerika Serikat dan Fasilitas orbital Columbus Eropa, mewakilkan kehadiran manusia tetap di luar angkasa: telah ditempati oleh paling tidak dua orang sejak 2 November 2000.

Sekitar 60 tahun yang lalu dunia terlibat ke dalam salah satu perang terbesardalam peradaban manusia. Bertahun-tahun setelah itu beberapa negara dilemparkan ke perang dingin. Siapa yang percaya bahwa sebelum akhir abad ke-20, negara-negara yang sebelumnya adalah musuh bagi sebagianbangsa yang lain bergabung bersama-sama untuk menciptakan sebuah stasiun ruang angkasa?

ISS merupakan projek gabungan dari 16 negara: AS, Rusia, Jepang, Kanada, Brasil dan 11 negara dari Uni Eropa. Dan agensi luar angkasa mereka adalah NASA Amerika, Russian Federal Space Agency, Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA), Canadian Space Agency (CSA/ASC), Brazilian Space Agency (Agência Espacial Brasileira) (AEB) dan European Space Agency (ESA). International Space Station telah memungkinkan kita untuk belajar bahwa kita dapat bekerja bersama secara damai, terutama dalam mengejar pengetahuan ilmiah.
7. iPod

iPod dari generasi ke generasiiPod dari generasi ke generasi

Item ini akan menjadi yang paling kontroversial di daftar ini. iPod memiliki dampak ke seluruh dunia tentang bagaimana kita mendengarkan musik, bagaimana kita membeli musik, dan bagaimana kita memandang hiburan secara keseluruhan. IPod bukan pertama perangkat musik digital portabel, tetapi telah jelas yang paling efek dari semua. Hal ini telah menciptakan seluruh industri gadget yang mendukung dan aksesori dan itu telah menjadi dasar satu-satunya keberhasilan upaya oleh setiap perusahaan untuk memecahkan Recording Industry’s berpegang pada distribusi musik. Perangkat tersebut mempunyai pengaruh kebudayaan yang sangat besar di masyarakat bila dibanding dengan saat alat tersebut pertama kali diluncurkan.

iPod adalah merek serangkaian perangkat pemutar media digital yang dirancang dan dijual oleh Apple Computer (Hewlett-Packard juga sempat menjual produk tersebut dengan nama Apple iPod + HP). Nama “iPod” juga dahulu merupakan nama salah satu varian pemutar media digital dalam rangkaian tersebut (varian ini kini disebut “iPod classic”). Sebagian besar varian iPod memberikan antarmuka pengguna (user interface) yang sederhana dengan menggunakan disain dalam bentuk roda putar (scroll wheel). iPod classic menyimpan datanya di dalam sebuah hard drive, sementara model lainnya menggunakan flash memory. Seperti sebagian besar perangkat pemain musik lainnya, iPod bisa digunakan sebagai hard drive eksternal bila disambungkan ke sebuah komputer.

Sumber: http://komputer.kreatips.com/internet-dan-web/7-keajaiban-dunia-teknologi/

15 benda pelopor dunia

15 Benda Pelopor Dunia Teknologi Saat Ini
Written by Original Content Publisher and Copyright Owner.
Respectfully republished by Jonathan Simamora for Koranbaru.com Unik Jul 3, 2010, Visited 168 times, 1 so far today

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/koran/public_html/wp-content/plugins/super-image-plugin/imagesupertools.php on line 382
1. Kamera Digital Pertama di Dunia

World’s First Digital Camera (1975): Created by Kodak's engineer Steve Sasson

Pada Desember 1975, insinyur Kodak Steve Sasson menciptakan sesuatu yang akan merevolusionerkan fotografi, Kamera Digital Pertama Di Dunia. Berukuran sebesar pemanggang roti, tampilan hitam putih. Resolusi 100×100 - atau 0,01 megapixels.

2. Motel Pertama Di Dunia
World's First Motel (1925): Motel Inn

Motel Inn di San Luis Obispo, California, Motel pertama di dunia. Dibuat tahun 1925 oleh arsitek LA Arthur Heineman, Motel Inn semula dinamai Milestone Mo-Tel. Biaya permalamnya adalah $1,25. Motel ini masih beroperasi sampai saat ini.
3. Cover Album Pertama di Dunia
World's First Album Cover (1938): Smash Song Hits by Rodgers and Hart

Alex Steinweiss, seorang perancang berumur 23 tahun, menciptakan album pada tahun 1938 berupa Piringan Hitam, album ini sukses di pasaran dan menjadi cover album pertama di dunia.

4. Novel Pertama di Dunia
World's First Novel (1007): Tale of Genji

Novel ini mengisahkan tentang sebuah perjalanan di atas tahun 1007, anak lelaki seorang Kaisar, yang mencari cinta, bertemu dengan banyak sekali wanita di sepanjang perjalanan. Ditulis oleh orang Jepang BERNAMA Murasaki Shikibu.

5. Server Pertama di Dunia

World's First Web Server and Web Site (1990): a NeXT computer at CERN
Info.cern.ch adalah alamat website dan web server pertama di dunia. Berjalan menggunakan NeXT computer at CERN. Alamat web lengkap yang pertama kali adalah http://info.cern.ch/hypertext/WWW/TheProject.html yang diperkenalkan dan dibuat oleh Tim Berners-Lee.

6. Sepeda Motor Pertama di Dunia
World's First Motorcycle (1885): Daimler's "riding car"

Sepeda Motor pertama di desain dan dibangun oleh penemu Jerman Gottlieb Daimler dan Wilhelm Maybach di Bad Cannstatt (Stuttgart) pada tahun 1885. Ini juga merupakan kendaraan pertama yang digerakkan dengan minyak tanah.

7. X-Ray Pertama di Dunia
Di tahun 1895 Wilhelm Conrad Röntgen, profesor ilmu fisika Universitas Wurburg di Jerman, melakukan eksperimen dengan menghentikan listrik di tube kaca. Di tahun 1895 Wilhelm Röntgen melakukan eksperimennya sendiri, kali ini di kegelapan dan ia menyadari adanya cahaya yang dihasilkan di tembok, yang diketahuinya tidak disebabkan oleh fluorescence atau cahaya tampak.
World's First X-Ray (1895)
Dia menemukan partikel sinar "X" yang tak dikenali atau lebih dikenal dengan X-ray. Sesudah beberapa bulan bermain dengan penemuannya dia menyadari tempat garis edar sinar benda itu membentuk bayangan, menjadikannya gambar X-ray pertama di dunia. Di tahun 1901 Wilhelm Röntgen dihadiahi Nobel Prize Ilmu Fisika untuk penemuan ini.

8. Mouse Komputer Pertama di Dunia

World's First Computer Mouse (1964): by Douglas Engelbart
Mouse pertama di dunia dibuat oleh Douglas Engelbart pada 1964, terdiri dari dua persneling-roda diletakkan tegak lurus satu sama lain, memberikan pergerakan satu poros. Mouse nya terbuat dari kayu.

9. Gedung Pencakar Langit Pertama di Dunia

World's First Skyscraper (1885): Home Insurance Building in Chicago

Arsitektur unik Gedung Asuransi ini dibuat 1885 di Chicago, Illinois dan dibongkar pada 1931 untuk digantikan oleh Gedung (sekarang bernama LaSalle National Bank Building). Gedung pertama ini memakai baja struktural di bingkainya, tetapi sebagian besar strukturnya tersusun atas besi tempaan. Gedung tinggi pertama ini disokong, baik di dalam dan di luar, oleh badan logam tahan api. Ketinggian gedung ini sekitar 138 kaki (42 m).


10. Konsep Mobil Pertama di Dunia

World's First Concept Car (1938): Buick Y-Job
Dirancang pada tahun 1938 oleh perancang terkenal General Motors Harley Earl, Buick Y-Job dan dianggap oleh sebagian besar menjadi mobil konsep pertama. Mobil itu lampu tersembunyi yang dapat dioperasikan, "gunsight" ornamen kap, bumper pelindung, digunakan oleh Buick sampai tahun 1950-an.


11. MP3 Pertama di Dunia
World's First MP3 Player (1998): MPMan 32MB
Diluncurkan pada Tahun 1998, MP3 Player Pertama Di Dunia, berkapasitas 32MB dan 64MB. Harganya US$69

12. Micro Processor Pertama di Dunia
World's First Microprocessor (1971): Intel 4004
Pada November, 1971, perusahaan Intel memasukkan pengolah mikro pertama di Dunia, Intel 4004 (U.S. Patent #3,821,715), diciptakan oleh Intel dirancang oleh Federico Faggin, Ted Hoff, dan Stan Mazor. Sesudahnya, penemuan kontak diintegrasikan dan merevolusionerkan pola komputer yang ada sekarang.
13. Majalah Pertama di Dunia
World's First Magazine (1731): The Gentleman's Magazine

The Gentleman's Magazine terbit pada Tahun 1731, di London, merupakan majalah pertama. Edward Cave, yang menyunting The Gentleman's Magazine ini.


14. Foto Pertama di Dunia
World's First Photograph (1826): "View from the Window at Le Gras"

Berabad-abad kemajuan dalam kimia dan optik, termasuk penemuan kamera obscura, menjadikannya pelopor untuk foto pertama di dunia. Pada tahun 1826, ilmuwan Perancis Joseph Nicéphore Niépce, mengambil foto itu, berjudul "View from the Window at Le Gras" di rumah keluarganya.

15. Teka-Teki Silang Pertama di Dunia
TTS Pertama di Dunia (1913): Invention Arthur Wynne
Pada tahun 1913, Arthur Wynne memiliki pekerjaan menyusun halaman teka-teki mingguan untuk Fun, bagian dari komik delapan halaman dari New York World, sebuah koran utama waktu.

Kitab syamsul ma'arif

pada pertanyaan dan keragu-raguan.

* Komentar
* Cerita Ringan
* Refleksi Mingguan
* Artikel lepas
* Lain-lain
* Surat-surat dari Milis JIL
* Pustaka

Jul
28
Syamsul Ma’arif al-Kubra dan kosmologi Islam klasik

ISENG-iseng, saya menemukan situs menarik, yaitu Scribd yang memuat buku-buku on-line gratis. Di sana, secara tak sengaja, saya menemukan sebuah buku yang menarik, yaitu Syamsul Ma’arif al-Kubra karangan Syekh Ahmad Ali al-Buni. Waktu saya masih di pesantren dulu, ini semacam “buku suci” dengan aura yang sangat misterius.

Persepsi populer di kalangan pesantren saya dulu, buku ini adalah semacam “primbon” yang berisi ilmu “kanuragan” atau ilmu sakti-mandraguna. Memang ada banyak pembahasan dalam buku itu yang menyangkut ilmu kesaktian. Tetapi, itu bukan satu-satunya isi buku tersebut.

Sekedar catatan ringan saja: oleh pemerintah Arab Saudi, buku ini masuk dalam daftar buku cekal, karena dianggap mengandung unsur syirik. Pemerintah Saudi bisa saja bisa mencekal buku ini saat dibawa oleh seseorang lewat bandara. Tetapi, bagaimana pencekalan itu bisa diterapkan saat buku tersebut sekarang beredar lewat internet? Dengan kata lain, ideologi “cekal” menjadi susah ditegakkan di zaman teknologi internet sekarang.

Buku ini sebetulnya menarik bagi mereka yang ingin mempelajari kosmologi Islam klasik yang banyak dipengaruhi oleh filsafat Pythagoras. Salah satu pembahasan utama buku ini adalah mengenai ciri-ciri semua huruf dan “khasiat spiritual” yang ada di baliknya. Ini merupakan ilmu rahasia yang dalam masa klasik Islam pun dipelajari secara sembunyi-sembunyi.

Dalam kosmologi itu, setiap huruf abjad berhubungan dengan planet atau obyek astronomis tertentu di alam raya. Huruf bukan semacam “pananda” (signifier) yang arbitrer dan melayang-layang bebas tanpa makna orisinal tertentu, sebagaimana kita kenal dalam filsafat strukturalisme. Huruf juga bukan seperti mantra yang tak memuat beban makna apapun, seperti pernah didakwahkan oleh Penyair Sutardji Calzoum Bahri melalui manifestonya yang terkenal itu.

Dalam kosmologi Islam seperti tampak dalam buku Syekh al-Buni ini, huruf (juga angka) memiliki hubungan “misterius” yang sifatnya niscaya dengan dunia “atas” (al-’alam al-’ulwi). Tak ada yang sifatnya arbitrer dalam kehidupan ini, termasuk kode-kode bahasa yang mewakili gagasan.

Bab pertama buku ini, misalnya, berbicara tentang huruf-huruf alfabet dan rahasia serta makna yang tersimpan di dalamnya (fi al-huruf al-mu’jamah wa ma fiha min al-asrar wa al-idhmarat). Dunia dan alam raya, dalam pandangan Syekh al-Buni, adalah semacam “universum” yang saling terkait satu dengan yang lain.

Ada dunia atas (al-’alam al-’ulwi) dan dunia bawah (al-’alam al-sufli). Dunia atas, dalam istilah dia, men-supply dunia bawah, wa inna al-’alam al-’ulwi yumiddu al-’alam al-sufli. Huruf-huruf adalah representasi dari dunia atas. Memahami rahasia huruf dan angka akan membawa seseorang untuk memahami “alam lain”. Bandingkan hal ini dengan gagasan Bonaventura, seorang teolog dan santo dari Abad 13, sebagaimana tergambar dalam risalah dia yang terkenal, Itinerarium Mentis ad Deum, yakni perjalanan akal atau jiwa menuju Tuhan.

Dengan menguasai rahasia huruf dan angka, seseorang bisa memanipulasi dunia yang tak tampak. Sekilas, ada semacam hubungan yang sifatnya instrumental antara manusia dengan dunia spritual, antara dunia bawah dan dunia atas. Ini mengingatkan kita pada pengamatan Malinowski tentang “magic” sebagai bentuk lain dari “science” dalam masyarakat primitif: keduanya sebagai cara manusia untuk “mengatasi” alam yang tampak di permukaan sebagai “ketidakteraturan” (chaos) yang mencekam.

Ada sejumlah observasi yang menarik yang dikemukakan oleh al-Buni mengenai karakter huruf. Misalnya, menurut dia, ada dua jenis huruf. Huruf yang ditulis dari kanan ke kiri; itulah huruf bangsa Arab. Kedua, huruf yang ditulis dari dari kiri ke kanan, yaitu huruf atau abjad bangsa Yunani, Romawi dan Koptik.

Huruf yang ditulis dari kanan ke kiri mempunyai karakter khusus, yaitu ditulis secara kursif (muttashilah); waktu saya masih kecil, sering disebut dengan huruf gandeng. Ini kita lihat dalam kasus huruf Arab. Sementara itu huruf yang ditulis dari kiri ke kanan, bersifat non-kursif alias terputus-putus.

Pengamatan ini, walau cermat, tentu mengandung banyak kelemahan. Sebagaimana kita tahu, abjad Latin yang ditulis dari kiri ke kanan bisa juga ditulis secara kursif. Semantara itu, tak semua huruf yang ditulis dari kanan ke kiri bersifat kursif seperti abjad Arab. Abjad Hebrew atau bahasa Yahudi ditulis dengan cara yang sama dengan abjad Arab, yaitu dari kanan ke kiri, tetapi ia tidak bersifat kursif.

Menurut Syekh al-Buni, jumlah huruf (maksudnya tentu huruf Arab) adalah 28, plus satu huruf lain, yaitu “lam alif“. Jika yang terakhir itu dimasukkan, maka jumlah keseluruhan adalah 29 huruf. Jumlah ini paralel dengan posisi rembulan terhadap matahari dalam waktu sebulan (al-manazil al-qamariyyah). Sebagaimana kita tahu, jumlah hari dalam kalender Hijriyah yang memakai sistem lunar adalah 29 hari, bukan 30 atau 31 hari seperti dalam kalender Gregorian yang memakai sistem solar.

Di sini, kita bisa melihat dengan baik sekali bagaimana hubungan antara huruf dengan sistem astronomis. Sekali lagi, huruf bukan kode arbitrer. Ia memiliki hubungan ontologis yang sifatnya “alamiah” dan niscaya dengan fenomena alam raya.

Ilmu yang termuat dalam buku ini bukanlah ilmu biasa, tetapi ilmu spesial yang hanya layak diketahui oleh kalangan tertentu. Al-Buni membuat semacam “pagar” tertentu agar buku ini tidak jatuh pada tangan yang tak tepat atau orang yang tak kompeten. Tak heran, buku ini, waktu saya di pesantren dulu, memiliki aura mistis yang membuatnya “angker”.

Dalam pembukaan buku ini, misalnya, Syekh al-Buni dengan tegas membuat semacam “disclaimer” berikut ini: haram bagi siapa saja yang mendapatkan naskah buku saya ini untuk memberi tahu kepada orang yang tak siap untuk menerima dan memahami isinya, atau menceritakan isi buku itu di tempat yang kurang layak.

Dalam tradisi Islam klasik, tampaknya terdapat suatu pandangan bahwa ada ilmu-ilmu tertentu yang harus disembunyikan dan hanya layak diberikan kepada orang-orang tertentu yang sudah memenuhi syarat tertentu. Pandangan semacam ini saya kira tidak hanya khas Islam, tapi juga ada pada beberapa masyarakat tradisional yang lain. Saya ingin menyebut hal ini sebagai “kosmologi mistis-feodal“.

Aura “kesucian” buku ini juga ditandai dengan beberapa hal lain. Dalam halaman yang sama, misalnya, Syekh Ali al-Buni mengatakan bahwa siapapun tak boleh “menyentuh “bukunya ini kecuali dalam keadaan suci (wa la tamussahu illa wa anta thahirun). Ilmu yang termuat dalam buku ini bukan ilmu normal, tetapi ilmu yang sangat khusus, dan karena itu harus diperlakukan secara khusus pula.

Yang menarik adalah Syekh al-Buni memakai isitilah “menyentuh”. Bagaimana istilah itu harus dipahami dalam konteks dunia digital? Teks buku al-Buni itu sekarang sudah berubah dalam bentuk file PDF yang melayang-layang secara bebas di dunia virtual. Apakah anda harus bersuci dulu saat mau membuka komputer untuk meng-akses data buku tersebut?

Penemuan mesin cetak Guttenberg dan teknologi digital saat ini telah mengubah konsep masyarakat tentang buku dan teks. Secara umum telah terjadi semacam “sekularisasi teks” melalui demokratisasi akses kepada buku. Aura kemisteriusan sebuh buku menjadi hilang sama sekali. Apakah ini bagian dari “hilangnya pesona dunia” (disenchantment of the world) seperti pernah disebut oleh Weber itu?

Kosomologi seperti tergambar dalam buku ini mungkin sudah tak dikenal lagi oleh kalangan santri atau umat Islam pada umumnya saat ini. Mereka tentu akan menganggap buku ini sebagai semacam “klenik” atau “superstition“. Kosmologi Kopernikan atau Newtonian lebih menarik bagi umat Islam sekarang. Dalam konteks kosmologi modern ini, buku seperti Syamsul Ma’arif al-Kubra sudah kelihatan aneh.[]
Posted by Ulil Abshar-Abdalla Cerita Ringan Subscribe to RSS feed

Kitab syamsul ma'arif

pada pertanyaan dan keragu-raguan.

* Komentar
* Cerita Ringan
* Refleksi Mingguan
* Artikel lepas
* Lain-lain
* Surat-surat dari Milis JIL
* Pustaka

Jul
28
Syamsul Ma’arif al-Kubra dan kosmologi Islam klasik

ISENG-iseng, saya menemukan situs menarik, yaitu Scribd yang memuat buku-buku on-line gratis. Di sana, secara tak sengaja, saya menemukan sebuah buku yang menarik, yaitu Syamsul Ma’arif al-Kubra karangan Syekh Ahmad Ali al-Buni. Waktu saya masih di pesantren dulu, ini semacam “buku suci” dengan aura yang sangat misterius.

Persepsi populer di kalangan pesantren saya dulu, buku ini adalah semacam “primbon” yang berisi ilmu “kanuragan” atau ilmu sakti-mandraguna. Memang ada banyak pembahasan dalam buku itu yang menyangkut ilmu kesaktian. Tetapi, itu bukan satu-satunya isi buku tersebut.

Sekedar catatan ringan saja: oleh pemerintah Arab Saudi, buku ini masuk dalam daftar buku cekal, karena dianggap mengandung unsur syirik. Pemerintah Saudi bisa saja bisa mencekal buku ini saat dibawa oleh seseorang lewat bandara. Tetapi, bagaimana pencekalan itu bisa diterapkan saat buku tersebut sekarang beredar lewat internet? Dengan kata lain, ideologi “cekal” menjadi susah ditegakkan di zaman teknologi internet sekarang.

Buku ini sebetulnya menarik bagi mereka yang ingin mempelajari kosmologi Islam klasik yang banyak dipengaruhi oleh filsafat Pythagoras. Salah satu pembahasan utama buku ini adalah mengenai ciri-ciri semua huruf dan “khasiat spiritual” yang ada di baliknya. Ini merupakan ilmu rahasia yang dalam masa klasik Islam pun dipelajari secara sembunyi-sembunyi.

Dalam kosmologi itu, setiap huruf abjad berhubungan dengan planet atau obyek astronomis tertentu di alam raya. Huruf bukan semacam “pananda” (signifier) yang arbitrer dan melayang-layang bebas tanpa makna orisinal tertentu, sebagaimana kita kenal dalam filsafat strukturalisme. Huruf juga bukan seperti mantra yang tak memuat beban makna apapun, seperti pernah didakwahkan oleh Penyair Sutardji Calzoum Bahri melalui manifestonya yang terkenal itu.

Dalam kosmologi Islam seperti tampak dalam buku Syekh al-Buni ini, huruf (juga angka) memiliki hubungan “misterius” yang sifatnya niscaya dengan dunia “atas” (al-’alam al-’ulwi). Tak ada yang sifatnya arbitrer dalam kehidupan ini, termasuk kode-kode bahasa yang mewakili gagasan.

Bab pertama buku ini, misalnya, berbicara tentang huruf-huruf alfabet dan rahasia serta makna yang tersimpan di dalamnya (fi al-huruf al-mu’jamah wa ma fiha min al-asrar wa al-idhmarat). Dunia dan alam raya, dalam pandangan Syekh al-Buni, adalah semacam “universum” yang saling terkait satu dengan yang lain.

Ada dunia atas (al-’alam al-’ulwi) dan dunia bawah (al-’alam al-sufli). Dunia atas, dalam istilah dia, men-supply dunia bawah, wa inna al-’alam al-’ulwi yumiddu al-’alam al-sufli. Huruf-huruf adalah representasi dari dunia atas. Memahami rahasia huruf dan angka akan membawa seseorang untuk memahami “alam lain”. Bandingkan hal ini dengan gagasan Bonaventura, seorang teolog dan santo dari Abad 13, sebagaimana tergambar dalam risalah dia yang terkenal, Itinerarium Mentis ad Deum, yakni perjalanan akal atau jiwa menuju Tuhan.

Dengan menguasai rahasia huruf dan angka, seseorang bisa memanipulasi dunia yang tak tampak. Sekilas, ada semacam hubungan yang sifatnya instrumental antara manusia dengan dunia spritual, antara dunia bawah dan dunia atas. Ini mengingatkan kita pada pengamatan Malinowski tentang “magic” sebagai bentuk lain dari “science” dalam masyarakat primitif: keduanya sebagai cara manusia untuk “mengatasi” alam yang tampak di permukaan sebagai “ketidakteraturan” (chaos) yang mencekam.

Ada sejumlah observasi yang menarik yang dikemukakan oleh al-Buni mengenai karakter huruf. Misalnya, menurut dia, ada dua jenis huruf. Huruf yang ditulis dari kanan ke kiri; itulah huruf bangsa Arab. Kedua, huruf yang ditulis dari dari kiri ke kanan, yaitu huruf atau abjad bangsa Yunani, Romawi dan Koptik.

Huruf yang ditulis dari kanan ke kiri mempunyai karakter khusus, yaitu ditulis secara kursif (muttashilah); waktu saya masih kecil, sering disebut dengan huruf gandeng. Ini kita lihat dalam kasus huruf Arab. Sementara itu huruf yang ditulis dari kiri ke kanan, bersifat non-kursif alias terputus-putus.

Pengamatan ini, walau cermat, tentu mengandung banyak kelemahan. Sebagaimana kita tahu, abjad Latin yang ditulis dari kiri ke kanan bisa juga ditulis secara kursif. Semantara itu, tak semua huruf yang ditulis dari kanan ke kiri bersifat kursif seperti abjad Arab. Abjad Hebrew atau bahasa Yahudi ditulis dengan cara yang sama dengan abjad Arab, yaitu dari kanan ke kiri, tetapi ia tidak bersifat kursif.

Menurut Syekh al-Buni, jumlah huruf (maksudnya tentu huruf Arab) adalah 28, plus satu huruf lain, yaitu “lam alif“. Jika yang terakhir itu dimasukkan, maka jumlah keseluruhan adalah 29 huruf. Jumlah ini paralel dengan posisi rembulan terhadap matahari dalam waktu sebulan (al-manazil al-qamariyyah). Sebagaimana kita tahu, jumlah hari dalam kalender Hijriyah yang memakai sistem lunar adalah 29 hari, bukan 30 atau 31 hari seperti dalam kalender Gregorian yang memakai sistem solar.

Di sini, kita bisa melihat dengan baik sekali bagaimana hubungan antara huruf dengan sistem astronomis. Sekali lagi, huruf bukan kode arbitrer. Ia memiliki hubungan ontologis yang sifatnya “alamiah” dan niscaya dengan fenomena alam raya.

Ilmu yang termuat dalam buku ini bukanlah ilmu biasa, tetapi ilmu spesial yang hanya layak diketahui oleh kalangan tertentu. Al-Buni membuat semacam “pagar” tertentu agar buku ini tidak jatuh pada tangan yang tak tepat atau orang yang tak kompeten. Tak heran, buku ini, waktu saya di pesantren dulu, memiliki aura mistis yang membuatnya “angker”.

Dalam pembukaan buku ini, misalnya, Syekh al-Buni dengan tegas membuat semacam “disclaimer” berikut ini: haram bagi siapa saja yang mendapatkan naskah buku saya ini untuk memberi tahu kepada orang yang tak siap untuk menerima dan memahami isinya, atau menceritakan isi buku itu di tempat yang kurang layak.

Dalam tradisi Islam klasik, tampaknya terdapat suatu pandangan bahwa ada ilmu-ilmu tertentu yang harus disembunyikan dan hanya layak diberikan kepada orang-orang tertentu yang sudah memenuhi syarat tertentu. Pandangan semacam ini saya kira tidak hanya khas Islam, tapi juga ada pada beberapa masyarakat tradisional yang lain. Saya ingin menyebut hal ini sebagai “kosmologi mistis-feodal“.

Aura “kesucian” buku ini juga ditandai dengan beberapa hal lain. Dalam halaman yang sama, misalnya, Syekh Ali al-Buni mengatakan bahwa siapapun tak boleh “menyentuh “bukunya ini kecuali dalam keadaan suci (wa la tamussahu illa wa anta thahirun). Ilmu yang termuat dalam buku ini bukan ilmu normal, tetapi ilmu yang sangat khusus, dan karena itu harus diperlakukan secara khusus pula.

Yang menarik adalah Syekh al-Buni memakai isitilah “menyentuh”. Bagaimana istilah itu harus dipahami dalam konteks dunia digital? Teks buku al-Buni itu sekarang sudah berubah dalam bentuk file PDF yang melayang-layang secara bebas di dunia virtual. Apakah anda harus bersuci dulu saat mau membuka komputer untuk meng-akses data buku tersebut?

Penemuan mesin cetak Guttenberg dan teknologi digital saat ini telah mengubah konsep masyarakat tentang buku dan teks. Secara umum telah terjadi semacam “sekularisasi teks” melalui demokratisasi akses kepada buku. Aura kemisteriusan sebuh buku menjadi hilang sama sekali. Apakah ini bagian dari “hilangnya pesona dunia” (disenchantment of the world) seperti pernah disebut oleh Weber itu?

Kosomologi seperti tergambar dalam buku ini mungkin sudah tak dikenal lagi oleh kalangan santri atau umat Islam pada umumnya saat ini. Mereka tentu akan menganggap buku ini sebagai semacam “klenik” atau “superstition“. Kosmologi Kopernikan atau Newtonian lebih menarik bagi umat Islam sekarang. Dalam konteks kosmologi modern ini, buku seperti Syamsul Ma’arif al-Kubra sudah kelihatan aneh.[]
Posted by Ulil Abshar-Abdalla Cerita Ringan Subscribe to RSS feed

Mitos TIK

10 Mitos yang berkembang di dunia Teknologi Informasi (TI)

By roemasa - Posted on 01 March 2009

Teknologi Informasi Mitos adalah cerita yang tumbuh berkembang di masyarakat yang tidak jelas kebenarannya tetapi dianggap benar oleh si pembuatnya atau mereka yang menganutnya. Mitos ini biasanya mengakar dan butuh proses serta waktu bagi mereka yang menganutnya untuk menyadari bahwa apa yang mereka percayai itu tidaklah benar.

Di dunia TI (Teknologi Informasi) pun berkembang beberapa mitos. Umumnya mitos ini muncul melalui proses awal yang memang benar terjadi atau melalui praduga dan sampai sekarang beberapa mitos di dunia TI tersebut masih 'tersimpan kuat' di pikiran kita.

Apa sajakah mitos di dunia TI itu? Berikut 10 mitos yang berkembang di dunia TI dan beberapa diantaranya masih begitu kuat untuk dihilangkan, seperti diringkas dari vnunet :

10. Perusahaan harus mengganti sistemnya 2 sampai 3 tahun sekali

Memang benar bahwa perkembangan dunia komputer begitu cepat tapi adanya mitos untuk mengharuskan mengganti sistem setiap 2 sampai 3 tahun sekali adalah tidak sepenuhnya benar. Umumnya komputer yang digunakan perusahaan hanya memerlukan program seperti Office suite, browser web dan klien email sehingga tidak perlu mengganti keseluruhan sistem dalam jangka waktu yang cukup pendek (2-3 tahun). Dan bahkan dengan sebuah netbook hampir 90% pekerjaan kita dapat diselesaikan.

9. Bill Gates adalah seorang programmer yang luar biasa

Jika sampai sekarang kita masih berpikiran bahwa seorang Bill Gates, pendiri Microsoft, adalah seorang programmer yang hebat nan luar biasa maka baiknya dibuang jauh-jauh pemikiran seperti itu. Meski Bill Gates memiliki kemampuan programming diatas sebagian dari kita tetapi programmer hebat dibalik kesuksesan sistem operasi buatan Microsoft adalah Paul Allen. Bill Gates memang boleh kalah dibanding Paul Allen tapi dia adalah seorang pengusaha yang memiliki naluri yang sangat tajam yang bisa membawa Microsoft berjaya di beberapa puluh tahun terakhir ini.

8. Komputer Macs tidak kompetibel dengan apapun

Dulu, mitos bahwa komputer Macs tidak kompetibel dengan apapun begitu kental dan itu tidak sepenuhnya benar. Sekarang ini sejak Apple menggunakan prosesor Intel maka di komputer Macs dapat berjalan sistem operasi Windows juga dan sejak dulu aplikasi-aplikasi besar seperti Office dan Photoshop tidak pernah memiliki masalah untuk berjalan di Macs.

7. Komputer akan bertahan lama manakala dibiarkan menyala

"Lebih baik tetap nyalakan komputer anda agar lebih awet", seperti itulah yang banyak diucapkan orang dulu. Mitos ini seiring dengan perkembangan hardware komputer menjadi tidak berlaku lagi. Dahulu untuk menyalakan komputer memang dibutuhkan daya listrik yang besar dan untuk menjaga kestabilan suhu didalam komputer dianjurkan untuk tidak terlalu sering menyalakan dan mematikan komputer (zaman mainframe). Tapi itu tidak berlaku lagi untuk komputer di zaman sekarang.

6. Hacker dapat menyebabkan perang dunia ketiga

Dalam banyak film atau cerita sering digambarkan bahwa seorang hacker dapat menerobos fasilitas militer suatu negara yang memiliki senjata nuklir dan membuat 'chaos' dengan keisengannya mengarahkan nuklir yang dimiliki ke negara lain. Mengerikan bukan jika hal itu bisa benar-benar terjadi dan sampai dengan saat ini hal seperti itu belum pernah terjadi karena memang tidak semudah seperti apa yang digambarkan di film/cerita untuk bisa menerobos masuk ke sistem pertahanan komputer militer suatu negara. Yang justru harus lebih menjadi perhatian adalah faktor human error (kesalahan manusia) dan kegagalan sistem.

5. Apple/Linux pasti lebih aman dibanding Windows

Jika anda berpikir bahwa sistem yang berbasiskan sistem operasi buatan Apple (Mas OS X) dan Linux pasti lebih aman dibandingkan yang berbasis Windows maka pendapat anda tidak sepenuhnya tepat. Windows sering disebut sebagai sistem operasi paling rentan dikarenakan mereka yang menjadikan Windows sebagai target begitu 'bersemangat' dan bernilai karena pengguna Windows terbanyak di dunia. Untuk Mac OS X pun sering mendapatkan patch keamanan, meski sering terlambat dan untuk Linux pun tidak jauh beda, hanya saja di Linux yang berbasiskan komunitas maka setiap ada masalah keamanan akan ada banyak orang yang cepat bereaksi untuk mengatasinya.

4. Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan didapat dengan komputer yang makin cepat

Di film-film fiksi ilmiah sering digambarkan sebuah robot yang memiliki kecerdasan dan perasaan layaknya seorang manusia dan itu didapat dari komputer yang semakin cepat. Hal tersebut tidaklah benar, meskipun komputer sekarang semakin cepat tapi untuk membuat sebuah robot yang memiliki kecerdasan buatan layaknya manusia tidak hanya melulu persoalan komputer yang cepat karena selain itu juga berkaitan dengan psikologi yang rumit yang sampai sekarang pun belum dapat dijabarkan.

3. Internet dikembangkan agar bisa selamat dari perang nuklir

Mitos seperti ini muncul dengan skenario dimana protokol internet dikembangkan agar nantinya ketika terjadi serangan nuklir maka bagian jaringan komputer yang rusak dapat segera dialihkan melalui jalur internet dan aliran data tetap lancar bagi kepentingan dunia barat. Tapi mitos ini tidak pernah terbukti, sampai sekarang internet tetap netral dan semakin luas penggunaannya.

2. Semakin besar daya CPU = semakin cepat komputer

Pandangan ini sudah berkembang selama dua dasawarsa. Banyak orang yang beranggapan semakin besar clockspeed prosesor yang ditandai dengan mhz maka akan semakin cepat sebuah komputer. Yang tepat adalah kecepatan sebuah prosesor memiliki pengaruh sangat sedikit terhadap kinerja keseluruhan komputer, masih ada faktor-faktor lain yang lebih dominan misalkan : Ukuran cache, kemampuan grafis dan waktu akses hard disk.

1. Perusahaan pembuat antivirus menulis kebanyakan virus komputer

Sering muncul pandangan bahwa virus-virus komputer yang beredar ditulis sendiri oleh perusahaan pembuat antivirus dan pandangan tersebut beredar luas hingga saat ini. Padahal yang banyak beredar saat ini kebanyakannya adalah virus-virus komputer yang dibuat oleh script kiddies yang meniru atau merubah kode sumber virus milik seseorang. Dan pandangan seperti ini tidak perlu muncul apabila kita tahu para pembuat antivirus tidak akan menyibukkan dirinya dengan membuat virus itu sendiri karena sehari-harinya pun mereka menghadapi ratusan dan bahkan mungkin ribuan virus komputer.

jepang

Sejumlah Vertebrata Dunia Diambang Kepunahan
Posted on Oktober 29, 2010 by Smart Sexy| Tinggalkan komentar

Sejumlah spesies vertebrata menghadapi ancaman kepunahan serius. Rata-rata 50 spesies mamalia, burung, amfibi, reptil, dan ikan mendekati kepunahan setiap tahun.

Hal itu mengemuka dalam UN Convention on Biological Diversity di Nagoya, Jepang, 18-29 Oktober 2010. Para perwakilan negara berkumpul di Jepang untuk menetapkan target dan pencapaian di bidang pelestarian keanekaragaman hayati.

Laporan mengenai ancaman kepunahan tersebut merupakan hasil studi International Union for the Conservation of Nature (IUCN).

Studi yang diluncurkan dalam pertemuan dunia itu juga dipublikasikan di jurnal Science baru-baru ini.

Studi itu menggunakan Red List of Threatened Species IUCN. Studi berbasis 25.000 data spesies yang diikuti dengan ketat statusnya, khususnya vertebrata, itu menyebutkan, 41 persen amfibi dan 13 persen burung paling terancam. Red List of Threatened Species IUCN merupakan pusat informasi status konservasi global paling komprehensif di dunia.

”Tulang punggung dari keragaman hayati sedang terkikis,” ujar pakar ekologi, Profesor Edward O Wilson dari Universitas Harvard, Amerika Serikat, Kamis (28/10). Kondisi itu pun baru sebatas spesies yang diamati teratur dan dikategorikan statusnya oleh IUCN.

Kepunahan terbesar terjadi di Asia Tenggara, lokasi terjadinya pembalakan dan pembukaan hutan untuk lahan pertanian. Hutan merupakan habitat berbagai spesies. Selain itu, eksploitasi berlebihan dan adanya pemangsa merupakan faktor lainnya.

Menurut penelitian IUCN, proporsi dari spesies yang menghadapi kepunahan meningkat. Namun, upaya intensif konservasi akan mengembalikan keadaan.

Ketua Divisi Species Survival Commission dari (IUCN) Simon Stuart mengatakan, dengan memahami ancaman yang ada, disertai upaya konservasi serius, keadaan dapat dipulihkan.

Spesies yang pernah hampir punah kemudian berhasil dipulihkan, antara lain, burung kondor California (Gymnogyps californianus), kakaktua kaki hitam (Mustela nigripes) di Amerika, dan kuda Przewalski (Equus ferus) di Mongolia.

Pelarangan penangkapan paus komersial secara perlahan meningkatkan populasi paus berpunuk (Megaptera novaeangliae) sehingga spesies itu benar-benar keluar dari daftar merah.

Contoh lainnya ialah populasi global burung Seychelles Magpie-robin (Copsychus sechellarum) yang semula kurang dari 15 ekor pada 1965 meningkat menjadi 180 ekor pada 2006 dengan cara mengontrol pemangsa burung tersebut.

Dalam pertemuan di Nagoya, utusan negara-negara mempunyai ambisi berbeda dalam upaya konservasi dan berdebat mengenai siapa yang akan membiayai upaya tersebut.

Pendanaan yang ada sekarang untuk memerangi hilangnya keragaman hayati, yakni sekitar 3 miliar dollar AS dalam satu tahun, dirasa kurang oleh negara berkembang. Jepang menawarkan 2 miliar dollar AS kepada negara berkembang untuk tiga tahun mulai 2010